BEBERAPA LANGKAH UNTUK
MEMPERBAIKI WINDOWS
Bagi Anda yang sering banget menggunakan PC, baik untuk belajar atau kerja, hingga berjam-jam, jelas membuat jam kerja PC lumayan cukup tinggi. Apalagi kalau sering digunakan juga untuk main game yang menarik, tentu betah berlama-lama di depan PC. Setiap selesai dengan PC, Anda selalu mematikan PC, dan hal ini tentu saja dilakukan secara berulang-ulang. Dari sekian waktu, mungkin Anda pernah mengalami satu kejadian dimana saat menyalakan PC seperti biasa tiba-tiba PC tidak berjalan seperti biasanya, dimana standar screen saat Windows XP loading tidak muncul, malah yang muncul satu pesan ERROR seperti:
Windows could not start because the following file is missing or corrupt : \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM.
You can attempt to repair this file by starting Windows setup using the original setup CD-ROM. Select ‘R’ at the first screen to start repair.
Dari pesan error tadi, jelas menandakan bahwa PC tidak bisa masuk dalam prosesor standar boot dari Windows XP. Kemudian Anda coba masuk ke dalam “Safe Mode”, tetapi tetap tidak ada hasilnya. Saat masuk “Safe Mode” tidak berhasil, biasanya seseorang akan berpikir dan mencoba dengan perintah FIXBOOT dan FIXMBR yang terdapat pada Windows Recovery Console. Tapi setelah menggunakan perintah tersebut dan melakukan beberapa reboot, ternyata hasilnya sama-sama menjengkelkan dan PC malah menampilkan blue screen. Mungkin setelah menjalankan perintah FIXBOOT dan FIXMBR, PC akan menampilkan :
Windows NT could not start because the below file is missing or corrupt : X:\ WINNT\System32\ Ntoskrnl.exe
Windows NT could not start because the below file is missing or corrupt : X:\WINNT\System32\ HAL.dll
NTLDR is missing
Press any key to restart
Invalid boot.ini
Press any key to restart
Melihat dari kerusakan yang terjadi seperti di atas tadi, jelas sistem Windows XP nya yang rusak. Nah, kalau sudah begini seseorang sering mengalami kepanikan, hingga mensudahi proses perbaikan dan menginstal ulang sistem Windows XP. Padahal kalau menginstal ulang Windows XP, jelas akan kehilangan semua program aplikasi yang terinstal saat itu.
Bila beberapa cara sudah dilakukan, dan tidak berhasil, Anda bisa melakukan perbaikan yang masih memanfaatkan Windows Recovery Console. Proses perbaikan ini bisa dibilang relatif mudah, tapi sering terlewatkan. Tujulah Windows Recovery Console, dimana fasilitas tadi terdapat pada CD instalasi Windows XP. Navigasikan ke arah direktori C: (C: merupakan master dimana Windows mulai bekerja) lalu reboot.
Perintah pertama dari proses ini adalah menggunakan perintah “BOOTCFG /Rebuild” yang mana perintah ini akan mendiagnosa secara lengkap saat sistem operasi melakukan loading dalam recovery console. Beberapa file yang akan terdeteksi adalah :
- Windows Hardware Abstraction Layer (HAL)
- Corrupt registry hives (\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\xxxxxx)
- Invalid BOOT.INI files
- A corrupt NTOSKRNL.EXE
- A missing NT Loader (NTLDR)
Pada proses perintah tadi, kemungkinan diaplikasikan ke blue screen atau Hive/HAL/INI/EXE/DLL
Menghubungkan ke pesan kesalahan. Untuk memulai perbaikannya ikuti petunjuk langkah demi langkah berikut.
1. Masukkan CD Windows XP ke dalam drive CD-ROM. Tapi jangan lupa, pastikan PC Anda untuk melakukan booting pertama pada CD
2. Pada saat pertama boot dari CD, jangan pilih option yang ditawarkan. Tekan tombol F2 untuk menginisialisasikan ke tool Automated System Recovery (ASR). Tunggu proses sampai terlihat screen alur, di sini Anda bisa menekan “R” untuk masuk ke Recovery Console :
Setelah Anda mempunyai pilihan pada langkah kedua, Anda bisa melihat tampilan di mana lokasi Windows terinstal (ketik angka 1) dan tekan enter. Di sini Anda harus mengisi administrator password untuk administrator account dan tekan enter. Sekarang Anda telah masuk ke dalam screen dan recovery console siap digunakan.
Proses dengan Fungsi Repair
- Dari delapan command (perintah), Anda harus masuk ke dalam beberapa urutan untuk memperbaiki masalah tersebut. Di bawah ini akan ditampilkan hasil dari kelanjutan enam langkah. Urutan dari command tadi adalah :
C: CD C:\> CD
C: ATTRIB -H C: \boot.ini C:\> ATTRIB -H C: \boot.ini
C: ATTRIB -S C: \boot.ini C:\> ATTRIB -S C: \boot.ini
C: ATTRIB -R C: \boot.ini C:\> ATTRIB -R C: \boot.ini
C: del boot.ini C:\> del boot.ini
C: BOOTCFG /Rebuild C:\> BOOTCFG /Rebuild
C: CHKDSK / R / F C:\> CHKDSK / R / F
C: FIXBOOT C:\> FIXBOOT
- Pada setiap langkah naik ke sebuah direktori, akan membawa ke direktori sebelumnya dimana posisi awal keberadaan Anda. Misalnya, Anda berada pada direktori C: WINDOWS SYSTEM 32, kemudian ingin masuk ke direktori WINDOWS, Anda tinggal mengetikkan command “CD..” maka Anda akan meninggalkan folder SYSTEM 32 dan naik ke level WINDOWS. Hal serupa dilakukan bila ingin masuk ke root direktori (C :smile: dari folder WINDOWS, dimana Anda tinggal mengetikkan command “CD..” maka secara otomatis akan masuk ke root direktori atau ke C:
- Setelah masuk ke root direktori (C:), Anda bisa melakukan proses perbaikan pada sistem operasi yang bermasalah tadi, dan mulai memodifikasi atribut dari file BOOT.INI. Perlu diketahui, bahwa file BOOT.INI lah yang mengontrol sistem operasi, dengan begitu Anda bisa melihat proses booting dari Windows, mulai dari bagaimana me-loadnya serta dimana menempatkannya pada disk Anda. Karena file BOOT.INI terhidden, maka Anda tidak akan melihat posisi file tersebut. Selain terhidden, file ini juga masuk dalam atribut only read. Artinya selain tersembunyi, file ini juga tidak bisa diedit, alias hanya bisa dibaca saja. Untuk menghilangkan atribut tersebut, Anda bisa menggunakan tiga command :
C:\> ATTRIB -H C:\ BOOT.INI
C:\> ATTRIB -R C:\ BOOT.INI
C:\> ATTRIB -S C:\ BOOT.INI
Dengan command di atas, berarti Anda telah menghilangkan atribut Hidden, System dan Read Only
- Setelah menghilangkan atribut file BOOT.INI, Anda bisa mulai melakukan modifikasi pada file tersebut, atau langsung menghapusnya. Command yang digunakan untuk menghapus {DEL | FILE NAME} atau seperti C: DEL BOOT.INI . Maka file BOOT.INI akan terhapus.
- Langkah selanjutnya merupakan langkah yang cukup penting, yaitu proses BOOTCFG /REBUILD. Penggunaan command ini adalah untuk mencari lokasi sebelum proses instalasi Windows XP dan membangun ulang semua esensial dari komponen-komponen sistem operasi Windows serta meng-compile ulang file BOOT.INI dan memeriksa satu rangkaian error dari Windows. Cukup penting untuk diperhatikan dari satu atau keduanya. Pertama setiap pemilik Windows XP harus menggunakan /FASTDETECT sebagai salah satu “OS Load Option” bila proses rebuild telah final. Kedua bila Anda menggunakan CPU yang punya fitur buffer overflow protection pada Intel XD atau AMD NX, berarti Anda harus menggunakan /NOEXECUTE=OPTIN sebagai OS Load Option. Anda bisa menggunakan command di atas, tapi jangan set “NOEXECUTE” sebagai Load option bila Anda tidak mempunyai CPU seperti yang disebut di atas. Sedangkan untuk “Enter Load Identifier”, Anda bisa mengisikan “Microsoft Windows XP Home Edition” sebagai identifier.
- Langkah berikutnya adalah verifikasi harddisk yang berisikan instalasi Windows XP. Bila proses ini tidak ada fungsi-fungsi yang diperlukan lagi, itu berarti secara fisik drive masih bisa menjalankan Windows yang berarti juga tidak terdapat bad sector atau corrupt pada fisik hard disk. Untuk memastikannya, Anda bisa menggunakan command CHKDSK / R / F pada prompt C:> Tunggulah beberapa saat untuk proses tersebut, paling lama sekitar 30 menit. Bila selesai, Anda bisa menuju pada langkah terakhir.
- Pada langkah terakhir ini, Anda hanya membutuhkan satu command saja. Pada C:> prompt, ketik FIXBOOT. Dengan perintah ini, berarti akan menuliskan sebuah boot sector baru pada harddisk dan membersihkan semua yang rusak serta membuat file BOOT.INI yang baru dan system file. Selanjutnya Windows Recovery Console akan menanyakan “Sure you want to write a newbootsector to the partition C: ? cukup tekan “Y” dan enter untuk menjawab konfirmasi tersebut. Setelah beres, ketik EXIT pada Windows Recovery Console lalu reboot PC Anda. Bila berhasil maka PC akan kembali booting secara normal, dan file-file yang rusak seperti DLL, Hive, Exe, dan NTLDR tidak akan ada lagi. Selamat mencoba.
Menghapus file INDEX.DAT (Windows 2000 dan Windows XP)
File INDEX.DAT berisi catatan semua situs yang telah Anda kunjungi. Jika Anda tidak ingin orang lain mengetahui catatan tersebut, Anda bisa menghapusnya dengan trik berikut. Tutup semua aplikasi yang sedang berjalan. Klik Start > Run lalu ketikkan CMD.EXE atau jalankan Command Prompt. Masuk ke C:\Documents and Settings\username\Local Settings\Temporary Internet Files\Content.IE5 (username harus anda ganti dengan nama user yang log on pada komputer Anda). Jalankan Task Manager (Ctrl+Shift+Esc). Klik pada tab Processes. Pilih EXPLORER.EXE lalu klik End Process. Layar akan blank kecuali pada jendela command prompt. Hapus file INDEX.DAT. Kembali ke Task Manager. Klik File > Run > Explorer untuk mengembalikan desktop ke tampilan semula.
Membersihkan Temporary Internet Files secara Otomatis
Anda dapat menghapus file temporary secara otomatis dari Internet Explorer setiap kali Anda menutup program tersebut. Selain untuk menambah ruang hard disk, hal tersebut juga akan menjaga privasi Anda agar tidak ada orang lain yang dapat melihat situs apa saja yang telah Anda kunjungi. Caranya buka Internet Explorer. Klik Tools menu, lalu klik Internet Options. Pada kotak dialog yang muncul, klik tombol Advanced. Scroll ke bawah sampai pada bagian Security, lalu beri pilihan pada kotak Empty Temporary Internet Files folder when browser is closed.
MENGAKALI ANEKA FUNGSI INTERNET EXPLORER DAN KEMUDAHAN BERSELANCAR DI INTERNET
Internet Explorer merupakan salah satu program bawaan Windows yang merupakan gerbang menuju dunia maya yang nota bene tak ada batasannya. Demi keamanan komputer Anda, sebaiknya Anda digunakan beberapa cara manipulasi berikut. Untuk menggunakan manipulasi tersebut, Anda tinggal membuat value dengan jenis dan nama value sesuai dengan yang saya berikan. Jangan lupa meletakkannya pada key yang sesuai. Isikan data value sesuai manipulasi yang Anda inginkan. Selamat mencoba !
Pilihan Close Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserClose
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan Save As Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserSaveAs
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan New Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFileView
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Menu Favorites Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFavorites
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan View Source Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoViewSource
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan Full Screen Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoTheaterMode
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Pilihan Open Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFileOpen
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 =menyembunyikan
Internet Options Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserOptions
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Tip of The Day [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name : Remove Tip Of The Day
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Icon Network Neighbourhood
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoNetHood
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
For Netscape Users [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name : Remove Netscape Help
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan Tour Internet Explorer [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name : Remove Tutorial
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan Send FeedBack [Help]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer
Value Name : Remove Feedback
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Expanded New [Menu File]
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoExpandedNewMenu
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Kustomisasi ToolBar
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoToolBarCustomize
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Akses File URL
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoFileURL
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Search Customize
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Infodelivery\Restrictions
Value Name : NoSearchCustomization
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Pilihan Entire Network
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : NoEntireNetwork
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Pilihan WorkGroup
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : NoWorkGroupContents
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = menampilkan, 1 = menyembunyikan
Setting Network
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : NoNetSetup
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Password Caching
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : DisablePwdCaching
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Share Password
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : HideSharePwds
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Network Identification
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : NoNetSetupIDPage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Network Access
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : NoNetSetupSecurityPage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Pembatas Panjang Password
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Network
Value Name : MinPwdLen
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab General Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : General Tab
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Security Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Security Tab
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Content Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : ContentTab
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Connections Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : ConnectionsTab
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Programs Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : ProgramsTab
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Advanced Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : AdvancedTab
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Colors Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Colors
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Links Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Links
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Font Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Fonts
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Languages Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Languages
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Connection Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Connection Settings
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Home Page Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : HomePage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
History Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : History
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Messaging Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Messaging
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Certificates Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Ratings
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Certi Pers Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : CertifPers
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Certi Site Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Certificates
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Cert Pub Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : CertifPub
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Cache Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Cache
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
AutoConfig Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : AutoConfig
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Accessibility Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Accessibility
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Sec Change Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : SecChangeSettings
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Sec Add Site Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : SecAddSites
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Profiles Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Profiles
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Form Suggest Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : FormSuggest
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Form Suggest Password Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : FormSuggest Password
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Wallet Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Wallet
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Connection Wizard Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Conwiz Admin Lock
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Calendar Contact Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : CalendarContact
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Settings
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Reset Web Settings Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : ResetWebSettings
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Check If Default Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\InternetExplorer\Control Panel
Value Name : Check_If_Default
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
File Open Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFileOpen
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
File New Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFileNew
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
SaveAs Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserSaveAs
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Internet Options
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserOptions
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Favorites Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFavorites
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Pemilihan Directory Download Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoSelectDownloadDir
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Menu Konteks Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserContextMenu
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Penutupan Browser Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoBrowserClose
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Find Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoFindFiles
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Full Screen Browser F11 Internet Browser
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name : NoTheaterMode
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
FTP Basis DOS
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Restrictions
Value Name :
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Update Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Value Name : NoUpdateCheck
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Script Debugger Internet Explorer
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Value Name : Disable Script Debugger
Data Type : StringValue
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Recent Sites
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main
Value Name : FavIntelliMenus
Data Type : DWORD Value
Data : Yes = aktif, No = nonaktif
Proxy-LAN Settings
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel
Value Name : Proxy
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Selective Acknowledgements in RFC 2018
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\MSTCP
Value Name : SackOpts
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Manipulasi UNIX Operation in TCP/IP Data
Key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\Vxd\MSTCP
Value Name : BSDUrgent
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
WhiteBoard 1.0-2.x NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoOldWhiteBoard
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Pilihan Advanced Calling NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoAdvancedCalling
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab General NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoGeneralPage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Security NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoSecurityPage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Audio NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoAudioPage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Pilihan Full Duplex NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoFullDuplex
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Tab Video NetMeeting Windows
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Conferencing\Policies
Value Name : NoVideoPage
Data Type : DWORD Value
Data : 0 = aktif, 1 = nonaktif
Memperbaiki dan Menambahkan Komponen pada IE6
Untuk memperbaiki atau menambahkan fitur pada Internet Explorer6, berikut langkahnya. Pastikan Anda memiliki file sumber dari lokasi yang sama dengan tempat dimana IE6 terinstall. Klik Start, lalu klik Run. Pada kotak Run, tuliskan rundll32 setupwbv.dll,IE6Maintenance. Klik OK. Anda akan diberi option untuk melakukan penambahan atau perbaikan komponen.
Hyperlinks Tidak Bekerja
Jika Anda melakukan klik pada sebuah hyperlink pada halaman web dan yang muncul hanyalah sebuah jendela kosong, mungkin trik di bawah ini dapat membantu masalah tersebut. Klik Star, lalu klik Run. Pada kotak Run, tuliskan regsvr32 urlmon.dll. Lalu klik OK.
Menutup Beberapa Jendela Sekaligus
Suatu saat Anda mungkin pernah membuka beberapa halaman web sekaligus. Trik di bawah ini dapat Anda gunakan untuk menutup semua jendela web yang sedang terbuka dengan lebih cepat dibandingkan jika Anda harus menutup jendela tersebut satu persatu. Anda dapat menekan tombol Alt + F4, tetapi menekan tombol Ctrl + W akan memberikan hasil yang lebih baik.
Melihat Favorites pada Desktop
Anda dapat membuat sebuah jendela pada desktop yang akan menampilkan Favorites pada Internet Explorer. Untuk membuat jendela tersebut, ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, lalu klik Run. Pada kotak Run, ketikkan iexplore –channelband. Klik OK. Sebuah jendela baru akan muncul pada desktop Anda.
Selalu Menyimpan Gambar dalam Format JPG
Anda dapat mengatur agar setiap gambar yang Anda simpan atau download dari internet pada Internet Explorer agar menggunakan format JPG dengan cara pada Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Options. Klik pada tab Advanced. Pada bagian Security yang berada di bagian bawah, hilangkan pilihan pada kotak Do not save encrypted pages to disk.
Mengubah Setting Cookies
Anda dapat mengubah bagaimana Internet Explorer akan memperlakukan cookies yang mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman. Untuk melakukan pengaturan tersebut, lakukan langkah berikut. Pada Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Internet Options. Klik pada tab Privacy. Klik pada tombol Advanced. Atur settingan cookies yang Anda inginkan.
Mengatur Halaman Web Pertama yang Akan Terbuka
Jika Anda sering membuka halaman web tertentu, sebaiknya Anda atur agar halaman web tersebut menjadi halaman web pertama yang akan terbuka begitu Anda terkoneksi dengan internet dan membuka IE Anda. Hal tersebut akan menghemat waktu dan biaya online Anda. Untuk mengatur agar web favorit Anda menjadi web yang akan terbuka pertama kali, berikut langkah-langkahnya. Buka halaman web yang Anda inginkan. Klik Tools, lalu klik Internet Options. Pada tab General, pada bagian Home Page, klik pada tombol Use Current.
Mempercepat Koneksi IE Jika Tidak Ada Proxy Server yang Terinstall
Jika pada komputer Anda tidak terpasang proxy server, Anda dapat mengatur berapa lama Internet Explorer membutuhkan waktu untuk diload. Berikut langkahnya. Buka Internet Explorer. Klik Tools, lalu klik Internet Options. Klik tab Connections. Klik tombol LAN Settings. Hilangkan pilihan pada kotak Automatically detect settings.
Menonaktifkan Fitur Script Debugging
Anda dapat menghilangkan munculnya jendela pada Internet Explorer ketika sebuah script error ditemukan pada sebuah halaman web dengan cara. Buka Internet Explorer. Klik Tools, lalu klik Internet Options. Klik pada tab Advanced. Di bawah bagian Browsing, beri pilihan pada kotak Disable Script debugging. Hilangkan pilihan pada kotak Display notification about every script error.
Mengubah Suara Default pada Internet Explorer
Anda bisa mengubah suara default yang terdengar ketika Anda membuka halaman baru pada Internet Explorer dengan cara mengklik Start, lalu klik Run. Pada kotak Run, ketikkan Regedit lalu klik OK. Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.current
Ubahlah nilai default untuk file wav yang ingin Anda gunakan. Mengosongkan nilai default berarti akan menonaktifkan suara. Catatan : Settingan di atas juga akan mengubah suara default ketika Anda melakukan navigasi pada Windows Explorer.
Menggunakan Style Sheet Sendiri untuk Menampilkan Halaman Web
Anda dapat menampilkan halaman web yang terbuka pada Internet Explorer dengan style sheet dan pemformatan yang Anda buat sendiri. Trik ini dapat meningkatkan kenyamanan Anda saat melakukan browsing karena tampilan halaman web akan sesuai dengan selera Anda. Caranya, buka Internet Explorer, klik Tools, lalu klik Internet Options. Pada tab General, klik tombol Accessibility. Beri pilihan pada kotak Format documents using my style sheet. Cari lokasi di mana style sheet yang ingin Anda gunakan berada. Sekarang tampilah halaman web Anda dakan sesuai dengan style sheet yang Anda pilih.
Menampilkan Internet Connection Wizard
Jika Anda menginginkan Internet Explorer menampilkan Internet Connection Wizard sekali lagi, lakukan langkah berikut. Klik Start, lalu klik Run. Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK. Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Connection Wizard\Completed
Atur nilainya menjadi 0 melalui Edit Binary Value, caranya klik pada Completed, lalu klik Edit, lalu klik Edit Binary Value.
Mendownload Lebih dari Empat File Secara Bersamaan pada IE 6
Normalnya Anda hanya dapat mendownload empat file secara bersamaan pada Internet Explorer. Anda dapat mendownload lebih dari empat file dengan cara klik Start, lalu klik Run. Pada kotak Run, ketikkan regedit lalu klik OK. Pada kotak Registry Editor, beralihlah ke
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\InternetSettings
Ubahlah nilai pada MaxConnectionsPer1_0Server ke angka yang Anda inginkan dan ubahlah nilai pada MaxConnectionPerServer ke angka yang Anda inginkan.
Cara Mudah Melakukan Scrolling pada Halaman Web
Trik di bawah ini akan membantu Anda untuk dapat melakukan scrolling dengan mudah pada saat Anda membuka halaman web dengan menggunakan keyboard. Tombol spacebar untuk melakukan scrolling ke bawah. Tombol Shift-spacebar untuk melakukan scrolling ke atas.
Menambahkan Administrative Tools pada Start Menu
Jika Anda adalah seorang administrator, Adna akan sangat berkepentingan dengan peralatan administrasi pada komputer Anda. Anda dapat menempatkan peralatan administrasi pada start menu untuk mempercepat akses dibandingkan jika Anda harus mengaksesnya melalui Control Panel yang membutuhkan waktu lebih lama. Caranya, klik kanan Start menu, lalu klik Properties. Pada tab Start menu, klik Customize. Klik tab Advanced, dan dibawah Start menu, arahkan ke System Administrative Tools. Klik Display on the All Programs and the Start menu.
Mengakses Account Administrator dari Welcome Screen
Ketika Anda berada pada Welcome Screen dan ingin melakukan log on dengan account Administrator tetapi account tersebut tidak terlihat pada daftar, tekan Ctrl+Alt+Del dua kali untuk membuka jendela log on Windows 2000, yang akan mengijinkan Anda untuk melakukan log on sebagai Administrator. Log on pada Welcome Screen tidak terlihat jika komputer Anda menjadi bagian dari sebuah domain.
Mengubah Huruf Drive pada Windows XP
Ketika Anda menambahkan drive ke komputer Anda, misalnya harddisk tambahan, CD drive, atau media penyimpanan lain, secara otomatis Windows akan menentukan huruf tertentu untuk drive tersebut (Anda dapat melihatnya pada Windows Explorer). Anda bisa mengubah huruf tersebut dengan cara klik kanan My Computer, lalu klik Manage. Di bawah Computer Management, klik Disk Management. Pada jendela sebelah kanan, Anda akan melihat daftar drive yang ada. CD-ROM drive biasanya berada di bagian bawah jendela. Klik kanan drive atau peralatan yang ingin Anda ubah, lalu klik Change Drive Letter and Paths. Klik Change, klik Assign the following drive letter, klik huruf drive letter yang ingin Anda ubah, lalu klik OK. Catatan : Jangan mengubah huruf drive tempat di mana boot atau sistem berada. Beberapa program telah menentukan drive tertentu untuk menempatkan file-file mereka, jika Anda mengubah huruf drivenya kemungkinan program-program tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Menjadi Administrator Sementara
Banyak program yang mengharuskan Anda untuk menjadi seorang administrator agar dapat membuka program tersebut. Hal tersebut tentu menjadi masalah ketika Anda bukan seorang administrator atau melakukan log on sebagai user biasa. Trik berikut dapat digunakan untuk melewati prosedur di atas meskipun Anda adalah user biasa. Berikut langkah-langkah yang harus ditempuh. Klik kanan pada file setup program yang Anda inginkan (file setup biasanya memiliki ekstension .exe). Klik Run as. Ketikkan username dan password pada area yang tersedia. Catatan : Trik ini juga dapat Anda aplikasikan pada program yang berada pada start menu.
Memastikan Layanan dan Program Tetap Dapat Bekerja Melalui Internet Connection Firewall
Ketika beberapa user mengalami kesulitan ketika ingin mendapatkan layanan atau menjalankan program tertentu setelah Anda mengaplikasikan Internet Connection Firewall (ICF) pada komputer Anda, maka Anda bisa mengatur agar layanan dan program tersebut dapat diakses seperti sebelum Anda mengaplikasikan Internet Connection Firewall (ICF), ikuti langkah-langkah berikut ini. Klik Control Panel, lalu klik Network and Internet Connections, lalu klik Network Connections. Klik kanan koneksi internet yang Anda miliki, lalu klik Properties. Klik tab Advanced pada kotak dialog Properties. Klik Settings, dan kotak dialog Advanced Settings akan terbuka. Pilih layanan dan program yang ingin Anda atur dengan melakukan klik, atau jika Anda ingin menambahkan program atau layanan, klik tombol Add lalu cari layanan dan program yang Anda inginkan.
Membuat Desktop Shortcut untuk Mengunci Komputer
Anda dapat mengamankan komputer Anda dengan menguncinya dimanapun ketika Anda sedang meninggalkan komputer tersebut. Jika komputer Anda menjadi bagian dari sebuah domain, dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete lalu klik pada Lock Computer, akan mencegah orang lain untuk dapat mengakses komputer Anda. Hanya Anda dan Administrator group yang dapat membuka komputer tersebut (untuk membuka komputer tersebut, prosedur biasanya adalah dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Delete, ketikkan password, lalu klik OK). Anda dapat membuat shortcut yang akan mempercepat proses pengamanan komputer dan meletakkannya pada desktop dengan cara mengklik kanan pada area kosong pada desktop, arahkan ke New, lalu klik Shortcut. Pada kotak Location, ketikkan
%windir%\System32\rundll32.exeuser32.dll,Lock-WorkStation
Klik Next, pada kotak Name ketikkan nama untuk shortcut yang Anda buat, misalnya KUNCI PENGAMAN, lalu klik Finish. Catatan : Shortcut tersebut akan segera ditampilkan pada desktop Anda. Anda dapat segera keluar dari ruang kerja ke Welcome Screen dengan hanya klik dua kali pada shortcut tersebut. Untuk melakukan log on, Anda harus memasukkan password Anda kembali.
Menampilkan System Data
Buka System Information. Klik dua kali salah satu kategori pada pohon kategori, lalu klik salah satu item atau subkategori untuk menampilkan informasi pada jendela details. Catatan : Untuk membuka System Information caranya klik Start, lalu klik Help and Support, kemudian klik tombol Support pada toolbar. Di bawah Tools and Links di sisi kiri jendela, klik Advanced System Information. Pada jendela details, klik View detailed system information.
Melihat Ruang Tersisa pada Harddisk
Buka My Computer. Arahkan pointer pada disk yang Anda inginkan. Total kapasitas harddisk dan ruang yang tersisa pada disk akan terlihat pada tool tip. Catatan : Untuk membuka My Computer, klik Start, lalu klik My Computer. Jika status bar pada jendela explorer terlihat, jumlah ruang disk yang tersisa akan terlihat pada status bar pada bagian bawah layar. Jika Anda tidak dapat melihat jumlah ruang tersisa, drag bagian kanan jendela untuk memperbesar tampilannya. Untuk melihat status bar, pada menu View, klik Status Bar. Anda juga bisa melihat jumlah ruang sisa pada disk dengan melakukan klik kanan pada disk yang Anda inginkan lalu klik Properties.
Menghilangkan Icon yang Tidak Berguna pada Desktop
Buka Display pada Control Panel. Pada tab Desktop, klik Customize Desktop. Di bawah Desktop cleanup, klik Clean Desktop Now. Ikuti petunjuk yang muncul pada Desktop Cleanup Wizard. Catatan : Untuk membuka Display, klik Start, klik Control Panel, klik Appearance and Themes, lalu klik Display. Desktop Cleanup Wizard akan menampilkan daftar icon pada desktop yang tidak pernah Anda gunakan selama 60 hari atau lebih. Hilangkan pilihan pada kotak Run Desktop Cleanup Wizard every 60 days jika Anda tidak menginginkan wizard berjalan secara otomatis setiap dua bulan. Anda bisa menghilangkan icon secara manual dengan melakukan klik kanan pada icon yang Anda inginkan lalu pada menu pop up yang muncul, klik Delete. Untuk membuat atau menghilangkan icon My Documents, My Computer, My Network, My Network Places, atau Internet Explorer, beri atau hilangkan pilihan item-item tersebut di bawah Desktop Icons.
Menggunakan Disk Cleanup
Disk Cleanup membantu Anda untuk mendapatkan ruang tambahan untuk hard disk Anda. Disk Cleanup akan melakukan pencarian pada drive, lalu menampilkan file temporary, file internet cache, dan file program yang tidak berguna yang dapat Anda hapus dengan aman. Membuka Disk Cleanup : Untuk menjalankan Disk Cleanup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Disk Cleanup.
Menggunakan Backup
Utility Backup membantu Anda untuk membuat sebuah copy tentang informasi pada hard disk Anda. Pada kasus dimana data asli yang Anda miliki secara tidak sengaja terhapus atau tertumpuk, atau menjadi tidak berfungsi karena adanya gangguan pada hard disk, Anda bisa menggunakan copy tersebut untuk mengembalikan data yang hilang atau rusak tersebut. Untuk menjalankan Backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup.
Mendeteksi dan Memperbaiki Kerusakan Harddisk
Anda bisa menggunakan peralatan pendeteksi kerusakan untuk melakukan pengecekan kesalahan system file dan adanya bad sectors pada hard disk Anda. Langkah yang ditempuh yaitu dengan membuka My Computer, lalu pilih salah satu hard disk / drive yang ingin Anda periksa. Pada File menu, klik Properties. Pada tab Tools, di bawah Error-checking, klik Check Now. Dibawah Check disk options, beri pilihan pada kotak Scan for and attempt recovery of bad sectors. Catatan : Untuk membuka My Computer, klik Start, lalu klik My Computer. Anda harus menutup semua file saat menjalankan proses ini. Jika file dan hard disk sedang berjalan, sebuah kotak pesan akan muncul memberi peringatan dan tawaran kepada Anda apakah Anda ingin melakukan schedul ulang untuk pemeriksaan harddisk lain kali saat Anda merestart komputer Anda. Jika hard disk Anda diformat sebagai NTFS, Windows secara otomatis akan mengganti bad clusters dan meletakkan copy informasi untuk semua file pada sistem NTFS.
Menggunakan Disk Defragmenter
Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan beberapa prosedur berikut. Sudah menjadi bawaan Windows XP jika susunan file dan folder pada hard disk menjadi berserakan terutama pada komputer yang sering dipakai. Hal ini salah satunya disebabkan oleh terbentuknya file temporary dan adanya aktifitas penghapusan file pada hard disk. Susunan file dan folder yang berserakan menyebabkan komputer berjalan lambar karena lambatnya akses yang dapat dilakukan oleh sistem komputer pada file dan folder yang ada pada hard disk. Disk defragmenter mengatur susunan file dan folder yang berserakan sehingga menjadi tersusun secara berurutan pada hard disk Anda. Hasilnya, sistem komputer Anda dapat mengakses file dan folder dengan lebih cepat dan efisien. Catatan : Untuk membuka Disk Defragmenter, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Disk Defragmenter. Untuk keterangan lebih lanjut tentang cara menggunakan Disk Defragmenter, pada menu Action pada Disk Defragmenter, klik Help.
Menggunakan System Properties
Anda harus log on sebagai administrator untuk bisa menjalankan beberapa prosedur di bawah ini. System properties adalah salah satu peralatan yang menjadi bagian dari Windows Management Instrumentation (WMI) yang mengijinkan Anda untuk melihat dan mengubah system properties pada komputer jaringan dan komputer lokal. Dengan menggunakan System Properties, Anda bisa merestart sebuah komputer yang terhubung ke jaringan untuk mengaplikasikan perubahan setting atau untuk mendeteksi adanya hardware baru, melihat nama komputer dan informasi domain komputer lain yang berada pada jaringan, dan mengubah settingan virtual memory pada komputer lain yang mungkin sedang menjalankan program yang membutuhkan memory tambahan. Untuk membuka System Properties, caranya dengan membuka Computer Management (komputer lokal). Pada console tree, klik kanan Computer Management (Local) lalu klik Properties. Catatan : Untuk membuka Computer Management, klik Start, lalu klik Control Panel. Klik Performance and Maintenance, klik Administrative Tools, lalu double klik Computer Management. Untuk keterangan lebih lanjut tentang cara menggunakan System Properties, pada Computer Management, klik Help pada Action menu.
Mengubah Ukuran Virtual Memory Paging File
Anda harus log on sebagai administrator atau anggota pada grup Administrator untuk dapat menjalankan prosedur ini. Jika komputer Anda terhubung pada jaringan, setting aturan pada jaringan mungkin akan mencegah Anda untuk melakukan prosedur ini. Berikut langkah-langkahnya. Buka System pada Control Panel. Pada Advanced tab, di bawah Performance, klik Settings. Pada Advanced tab, di bawah Virtual Memory, klik Change. Di bawah Drive [Volume Label], klik hard disk yang berisi paging file yang ingin Anda ubah. Di bawah Paging file size for selected drive, klik Custom size, dan ketikkan ukuran paging file yang baru pada satuan megabytes pada kotak Initial size (MB) atau Maximum size (MB) lalu klik Set. Jika Anda mengurangi ukuran page file, Anda harus merestart komputer Anda untuk melihat efek dari perubahan yang Anda buat. Jika Anda menambah ukuran Page File, Anda tidak perlu melakukan restart untuk melihat perubahan yang terjadi. Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System. Jika Anda menginginkan Windows XP melakukan pengaturan sendiri untuk mendapatkan ukuran paging file yang terbaik, klik System managed size. Untuk hasil terbaik, jangan mensetting ukuran kurang dari ukuran minimal yang direkomendasikan yang dapat Anda lihat dibawah Total paging file size for all drives. Ukuran yang direkomendasikan adalah 1,5 kali jumlah RAM yang ada pada sistem komputer Anda. Biasanya Anda bisa menggunakan ukuran yang direkomendasikan tersebut tanpa perlu melakukan perubahan, kecuali Anda secara rutin menjalankan program yang membutuhkan memori tambahan. Microsoft dengan tegas merekomendasikan agar Anda tidak menghapus paging file.
Mengubah Performa Foreground dan Background Program
Buka System pada Control Panel. Pada Advanced tab, dibawah Performance, klik Settings. Pada Advanced tab, dibawah Processor scheduling, lakukan salah satu langkah berikut :
- Klik Programs untuk mengalihkan lebih banyak sumber dari prosesor ke foreground program daripada ke background program.
- Klik Background services untuk menyalurkan sumber daya prosesor secara merata ke semua program.
Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance lalu klik System. Pilih option Programs untuk mendapatkan hasil yang lebih halus dan respon yang lebih cepat untuk foreground program. Jika anda menginginkan sebuah perintah untuk background, seperti Backup utility, agar dapat berjalan lebih cepat, pilih option Background services.
Keterangan : Background Program adalah sebuah program yang berjalan sementara user sedang bekerja dengan program yang lain. Pada kondisi tersebut, prosesor komputer akan memberikan lebih sedikit sumber daya kepada background programs daripada kepada foreground program. Foreground Program adalah program yang sedang berjalan pada jendela yang sedang aktif (jendela paling atas dengan title bar yang tampil paling cerah).
Menentukan Sistem Operasi untuk Startup
Caranya yaitu dengan membuka System pada Control Panel. Pada Advanced tab, dibawah Startup and Recovery, klik Settings. Dibawah System startup, pada daftar Default sistem operasi, klik sistem operasi yang Anda inginkan. Beri pilihan pada kotak Display list of sistem operation for, lalu ketikkan jumlah waktu dalam detik yang Anda inginkan untuk daftar yang tampil sebelum sistem operasi mulai dijalankan secara otomatis. Catatan : Untuk membuka System, klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System. Untuk mengedit file boot option secara manual, klik Edit. Microsoft dengan tegas menyarankan kepada Anda agar tidak melakukan modifikasi pada file boot option (boot. ini).
Menggunakan Backup
Backup utility akan membantu Anda untuk membuat sebuah copy berisi informasi yang ada pada harddisk Anda. Pada kondisi di mana data asli yang ada pada hard disk secara tidak sengaja terhapus atau tertumpuk dengan data lain, dan mengakibatkan sistem tidak dapat diakses karena hard disk tidak berfungsi, Anda dapat menggunakan hasil copy tersebut untuk mengembalikan data yang hilang atau rusak tersebut. Untuk menggunakan backup utility, ikuti langkah-langkah berikut. Untuk memulai proses Backup, klik Start, arahkan ke All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik Backup. Kotak dialog Backup or Restore Wizard akan muncul. Klik Next. Kotak dialog selanjutnya menawarkan pilihan kepada Anda (backup atau restore), beri pilihan pada Backup file Anda setting untuk melakukan backup lalu klik Next. Pada kotak dialog yang muncul, tentukan apa yang ingin Anda backup lalu klik Next. Selanjutnya, pilih tempat dimana Anda akan meletakkan hasil backup. Ikuti langkah-langkah selanjutnya yang muncul pada wizard. Catatan : Untuk memperbaiki sistem jika mengalami kerusakan, Anda bisa menggunakan Automated System Recovery Wizard pada the Backup Utility.
Menggunakan Microsoft Management Console
Microsoft Management Console (MMC) adalah peralatan yang digunakan untuk membuat, menyimpan, dan membuka koleksi administrative tools, yang dinamakan consoles. Consoles berisi item-item yang dapat digunakan untuk mengatur hardware, software, dan komponen jaringan pada sistem Windows XP yang Anda miliki. Untuk membuka MMC, klik Start, lalu klik Run. Pada kotak Run ketikkan mmc. Untuk informasi mengenai cara menggunakan MMC, pada Action menu, klik Help.
Menginstal Recovery Console sebagai Option Startup
Anda dapat menginstal Recovery Console sebagai sebuah option pada startup menu dan menggunakannya untuk memperbaiki sistem jika safe mode dan option startup lainnya gagal bekerja. Recovery Console adalah peralatan yang dirancang untuk pengguna tingkat lanjut. Untuk menginstal Recovery Console sebagai option Startup, lakukan langkah berikut. Masukkan CD setup Windows XP pada CDROM drive, lalu klik Exit ketika kotak dialog instalasi muncul. Klik Start, klik Run, lalu ketikkan
G:\i386\winnt32.exe /cmdcons. Dimana G: adalah tempat dimana CD-ROM berada, lalu tekan Enter (perhatikan bahwa ada spasi antara .exe dan slash). Ikuti instruksi yang muncul pada layar untuk menginstal Recovery Console, dan setelah proses instalasi selesai, restart komputer Anda. Recovery Console akan terlihat pada daftar sistem operasi yang tersedia pada Startup menu. Anda harus menjadi administrator agar dapat menggunakan Recovery Console.
Memodifikasi Boot.ini
Windows XP menggunakan file Boot.ini untuk menentukan option sistem operasi yang ditampilkan selama proses startup (boot). Boot.ini diatur sebagai hidden file dan sebagai file sistem serta ditandai sebagai file read-only. Anda bisa menggunakan command-line tool, Bootcfg.exe , untuk dapat mengedit file Boot.ini dengan cepat. Anda bisa memodifikasi, misalnya lama waktu yang dibutuhkan oleh komputer untuk memilih sistem operasi yang akan digunakan dan menambahkan masukan yang lain. Untuk membuka Bootcfg.exe , caranya yaitu klik Start, klik Run, lalu ketikkan cmd. Ketikkan bootcfg.exe . Ketikkan bootcfg.exe /? Untuk mengetahui option lainnya yang dapat Anda gunakan untuk melakukan modifikasi.
Mempercepat Munculnya Menu
Anda dapat menggunakan tip berikut untuk mempercepat bagaimana menu akan tampil pada Windows XP. Klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, lalu klik System. Klik tab Advanced, dan dibawah Performance, klik tombol Settings. Hilangkan pilihan pada kotak Fade or slide menus into view, lalu klik OK.
Mengkompresi File dan Folder
Salah satu tool yang berguna untuk menambah ruang harddisk Anda adalah zip compression utility yang dapat mengkompresi file dan folder. Untuk mengkompresi file dan folder pada hard disk Anda, berikut langkah-langkahnya. Klik kanan file atau folder. Arahkan ke Send to, lalu klik Compressed (zipped) folder.
Mengubah Setting untuk Meningkatkan Performa Komputer
Windows menggunakan waktu prosesor untuk menangani performa sistem sesuai dengan settingan standardnya, tetapi Anda masih dapat mengubah settingan tersebut agar sesuai dengan kebutuhan komputer Anda. Tip berikut dapat Anda gunakan menambah performa komputer dengan mengubah beberapa settingan. Klik kanan My Computer, lalu klik Properties. Klik tab Advanced, dan pada area Performance klik Settings. Pada tab Visual Effects, klik tombol Custom, lalu hilangkan pilihan pada fitur yang tidak Anda perlukan. Catatan : Anda harus log on sebagai Administrator untuk dapat menjalankan prosedur di atas. Mengaplikasikan settingan di atas dapat mengubah desktop theme yang sedang Anda pakai saat ini.
Memperbaiki Instalasi Windows
Bagaimanakan cara memperbaiki instalasi pada Windows XP, jika suatu saat Windows XP Anda bermasalah ? Langkah pertama adalah dengan mengatur settingan BIOS agar komputer dapat berjalan dari CD-ROM drive. Kemudian masukkan CD setup Windows XP, lalu restart komputer Anda. Langkah selanjutnya adalah ketika pesan Press Any Key to Boot from CD muncul pada layar, tekan sembarang tombol pada keyboard untuk menjalankan komputer dari CD Windows XP. Tekan ENTER ketika muncul pesan To Setup Windows XP now, lalu tekan ENTER yang terlihat pada layar Welcome to Setup. Jangan memilih option untuk menekan tombol R (yang berarti memilih untuk menggunakan Recovery Console). Pada Windows XP Licencing Agreement, tekan F8 untuk memberi persetujuan. Pastikan bahwa kotak Windows XP yang terinstal dalam keadaan terseleksi, lalu tekan R untuk mulai melakukan perbaikan Windows XP. Ikuti instruksi yang muncul pada layar.
Membuat Restore Point Sendiri
Pada saat Anda melakukan perubahan pada komputer Anda, misalnya melakukan instalasi program baru, menambahkan hardware atau melakukan perubahan pada registry, Windows XP secara otomatis akan membuat sebuah restore points, disebut juga system chechpoints. Sistem ini berfungsi sebagai titik akhir kondisi sistem sebelum dilakukan perubahan, jadi jika sistem Anda mengalami masalah setelah terjadi perubahan, Anda bisa dengan mudah kembali ke restore points dan bekrja pada sistem seperti sebelum mengalami perubahan. Jika Anda ingin membuat sebuah restore points sendiri, ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, arahkan pada All Programs, arahkan ke Accessories, arahkan ke System Tools, lalu klik System Restore. Pada kotak dialog System Rstore, klik Create a restore point, lalu klik Next. Ketikkan kalimat yang akan mendeskripsikan restore point Anda, misalnya “titik aman” lalu klik Create. Catatan : Sekarang, jika sistem Anda bermasalah setelah Anda melakukan perubahan, tekan F8 pada boot menu, lalu klik konfigurasi terbaik yang Anda ketahui.
Format Backup Hard Drive dengan NTFS
Apakah Anda berencana untuk membackup data komputer Anda dengan menggunakan Automated System Recovery Wizard atau Backup Utility pada Windows XP Profesional ? Jika ya, pastikan bahwa tempat yang akan Anda gunakan sebagai tempat backup diformat dengan menggunakan sistem file NTFS, karena sistem file FAT32 tidak dapat menampung sebuah file yang berukuran lebih besar dari 4 Gigabytes. Sedangkan file sistem NTFS tidak memiliki batasan untuk dapat menampung sebuah file. Untuk mengkonversi drive tujuan ke sistem file NTFS, berikut langkah-langkahnya. Klik Start, klik Control Panel, klik Performance and Maintenance, klik Administrative Tools, lalu klik dua kali Computer Management. Klik Disk Management. Klik kanan disk yang ingin Anda format (atau format ulang), lalu klik Format, Pilih option yang Anda inginkan lalu klik OK.
Menghilangkan System Restore Points untuk Meningkatkan Performa
Untuk menjaga agar sistem komputer Anda tetap bersih, bersihkan folder Temp dan Temporary Internet files. Tetapi masih ada option lain yang dapat Anda buang selain dua folder di atas yaitu System Restore Points. Secara default, Windows XP membuat sebuah restore point setelah Anda menginstal installing Windows XP, setiap 10 jam tiap kali Anda menjalankan Windows XP atau tiap 24 jam. Windows XP juga membuat sebuah restore point ketika Anda menginstal program baru, atau mengupdate Windows XP. Anda juga bisa membuat sebuah restore points secara manual kapanpun Anda inginkan. Anda bisa membatasi jumlah restore points dan menghemat ruang pada hard disk Anda sampai 2 MB untuk tiap restore points. Untuk menghilangkan restore pint, pastikan terlebih dahulu bahwa sistem pada kompuer Anda berjalan dengan stabil lalu ikuti langkah berikut. Klik Start, klik All Programs, klik Accessories, klik System Tools, lalu klik System Restore. Pada kotak dialog Restore Point, klik pada System Restore Settings. Pada kotak dialog yang muncul, beri pilihan pada kotak di sebelah Turn off System Restore on all Drives, lalu klik Apply. Ketika muncul peringatan bahwa semua Restore Points yang ada akan dihapus, klik Yes untuk menghapus semua restore point yang ada.
Membuat Restore Point secara Manual
Klik Start, klik All Programs, klik Accessories, klik System Tools, lalu klik System Restore. Klik Create a Restore Point, lalu klik Next. Beri nama restore point yang akan Anda buat, lalu klik tombol Create.
Menonaktifkan Laporan Kesalahan
Klik Start, lalu klik Run. Ketikkan msconfig untuk membuka System Configuration Utility. Klik tab Services. Hilangkan pilihan pada kotak Error Reporting Service, lalu klik OK. Tekan Restart untuk merestart komputer Anda.
Mereview Laporan Upgrade
Setelah mengupgrade sistem operasi terkadang masih menyisakan beberapa masalh, misalnya adanya beberapa program yang tidak mau berjalan. Anda bisa melihat laporan upgrade untuk melakukan review dan melihat kesalahan yang terjadi dengan cara klik Start, lalu klik Run. Ketikkan upgrade.txt untuk melihat laporan proses upgrade. Dokumen upgrade.txt ini tersimpan pada lokasi C:\WINDOWS
Kembali ke Versi Driver Sebelumnya
Dengan menginstal driver terbaru kita berharap akan mendapatkan performa kerja yang lebih baik, tetapi kadang-kadang menginstal driver justru menyebabkan sistem komputer menjadi tidak stabil. Jika Anda mendapatkan masalah tersebut sebaiknya Anda kembali menggunakan versi driver sebelumnya. Anda dapat melakukan hal tersebut dengan cara mengklik Start, lalu klik Control Panel. Klik Performance and Maintenance, lalu klik Administrative Tools. Klik dua kali Computer Management, lalu klik Device Manager pada jendela sebelah kiri. Klik kanan pada peralatan yang ingin Anda kembalikan versi drivernya, lalu klik Properties. Pada tab Driver pada kotak dialog Properties, klik Roll Back Driver, dan ikuti instruksi yang muncul. Anda harus menjadi Administrator untuk dapat menjalankan prosedur di atas.
Membuat MS-DOS Startup Disk
Anda dapat dengan mudah membuat sebuah bootable floppy disk dengan cara memasukkan floppy disk kosong ke dalam floppy disk drive. Klik Start, lalu klik My Computer. Klik kanan pada floppy disk drive, lalu klik Format pada menu yang muncul. Klik Create an MS-DOS startup disk, lalu klik Start.
Membuat Password Reset Disk
Ketika Anda menjadi local user pada sebuah workgroup, Anda bisa membuat password reset disk untuk melakukan log on ke komputer ketika Anda lupa pada password Anda. Untuk membuat disk tersebut, ikuti langkah-langkah berikut. Klik Start, klik Control Panel, lalu klik User Accounts. Klik nama account Anda. Di bawah Related Tasks, klik Prevent a forgotten password. Ikuti petunjuk selanjutnya dari Forgotten Password Wizard untuk membuat password reset disk. Catatan : Simpan disk yang telah Anda buat pada tempat yang aman, karena siapapun dapat menggunakan disk tersebut untuk mengakses account Anda.
Menghilangkan icon USB
Jika Anda memiliki peralatan USB yang terhubung pada komputer, Anda akan menjumpai icon USB pada area tertentu pada layar Anda. Ketika Anda mengklik icon tersebut, Anda akan melihat option yang memberikan kesempatan pada Anda untuk menghentikan layanan hardware tersebut sebelum Anda mencabutnya dari komputer. Hal tersebut akan sangat berguna untuk kasus tertentu, tetapi Adna masih bisa menghilangkan icon tersebut dengan cara sebagai berikut. Klik kanan pada area tempat di mana icon USB tersebut berada, lalu klik Properties. Pada kotak dialog Display Properties, klik tab Appearance, lalu klik Advanced. Pada tab Taskbar, klik Customize. Pilih Safely Remove Hardware, dan pada kolom Behavior, klik Always Hide. Catatan : Anda juga bisa menyembunyikan icon tersebut dengan cara mengklik kanan pada icon USB yang berada pada taskbar lalu klik Hide Icon.
Memperlancar Instalasi Windows XP dengan Mencabut Beberapa Peralatan
Ketika Anda melakukan instalasi Windows XP, baik melakukan upgrade atau menginstal baru, lepaskan semua peralatan yang terhubung pada komputer lalu lakukan instalasi sistem operasi terlebih dahulu. Setelah proses instalasi selesai, pasang kembali semua peralatan tersebut secara bersamaan, Windows XP akan segera mengenali peralatan tersebut dan segera melakukan proses instalasi untuk menyesuaikan drivernya. Langkah diatas akan membantu menstabilkan komputer Anda dan mengurangi banyak waktu ketika Anda melakukan instalasi sistem operasi, dibandingkan jika Anda melakukan instalasi ketika semua peralatan tersebut dalam keadaan terhubung pada komputer.
Membakar CD
Dengan menggunakan Windows XP, Anda tidak perlu memasang software tambahan untuk membakar CD Anda (seperti Nero), karena Windows XP memiliki fitur tambahan yang mengijinkan Anda untuk melakukan pembakaran CD dengan proses yang mirip debgab orises pengcopyan file antar hardisk atau floppy disk. Untuk membakar CD pada Windows XP, lakukan langkah-langkah sebagai berikut :
- Masukkan CD kosong ke dalam CDRW Anda. Sebuah kotak dialog akan terbuka dengan beberapa option yang dapat Anda pilih. Pilih Open a Writable CD folder lalu klik OK.
- Pada Start Menu, klik My Computer, lalu cari tempat di mana file atau folder yang ingin Anda copy atau Anda tempatkan pada CD.
- Seleksi file atau folder tersebut, lalu lakukan drag/drop atau copy/paste ke drive tempat di mana CD kosong Anda berada.
- Pada jendela folder CD sebelah kiri, klik Write These Files to CD.
Catatan : Pada taskbar juga akan muncul balon berisi teks yang memberitahukan bahwa ada file yang siap untuk ditulis pada CD.
Mengatur Zip Drive
Jika USB Zip drive Anda berjalan dengan lambat ketika Anda melakukan copy file dari komputer yang berjalan di bawah sistem operasi Windows XP, sebaik mencoba beberapa tips berikut. Buka My Computer (klik Start dan kemudian klik My Computer). Klik kanan pada icon Zip drive, lalu klik Properties. Pada kotak dialog yang muncul, Anda dapat mengatur settingan performa untuk Zip tersebut. Klik pada tab Hardware, klik tombol Properties, lalu klik tab Policies. Klik Optimize for Performance. Klik OK.
Mengaktifkan Fitur Sticky Keys
Ketika sebuah shortcut meminta kombinasi tombol, fitur Sticky Keys mengijinkan Anda untuk memodifikasi tombol tertentu pada keyboard, misalnya tombol Shift, Ctrl, Alt, atau logo Windows. Untuk mengaktifkan fitur Sticky Keys, lakukan langkah-langkah berikut.
Cara 1 : Tekan tombol Shift sebanyak lima kali. Sebuah kotak dialog akan terbuka dengan instruksi bagaimana mensetting fitur Sticky Keys. Jika Anda mengklik OK, sebuah icon (sekumpulan bujursangkar) akan muncul.
Cara 2 : Klik Start, klik Control Panel, lalu klik Accessibility Options. Klik tab Keyboard, dan di bawah StickyKeys, beri pilihan pada kotak Use StickyKeys.
Catatan : Untuk menonaktifkan fitur StickyKeys, tekan tombol Shift sebanyak lima kali.
Mengakali Hardware Komputer lewat Registry Windows
Mengakali Speaker
Akan sangat menjengkelkan bila speaker komputerAnda selalu mengeluarkan bunyi bip atau desah. Apalagi jika Anda tidak dapat menemukan cara untuk mematikannya. Penggunaan manipulasi berikut memungkinkan Anda untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

0 comments:
Post a Comment